Profil Pengusaha Senior Muda Sukses

8 Profil Pengusaha Muda Dan Senior Yang Di Indonesia

Profil Pengusaha Muda Sukses – Menjadi seorang pengusaha yang sukses adalah dambaan setiap orang. Namun tak mudah untuk menjadi seorang pengusaha sukses. Salah satu cara sebelum menjadi pengusaha sukses adalah belajar dari para pengusaha sukses tersebut.

Profil Pengusaha Senior Muda Sukses

Belajar bisa didapat dari sejarah profilnya. Kami berusaha menguraikan beberapa Profil Pengusaha Senior dan Pengusaha Muda Sukses yang ada di indonesia. Apa saja perusahaan yang dimilikinya? berapa kekayaannya dan berapa umurnya?

Profil Pengusaha Senior Sukses

Profil Pengusaha Muda Sukses
Sumber Foto : http://www.berkuliah.com/

Asal Usul Chairul Tanjung

Pengusaha yang satu ini tak asing di dengar oleh telinga kita. Chairul tanjung lahir di Jakarta pada tanggal 16 juni 1962. Dimana saat ini beliau sudah berumur 54 tahun, ia adalah pengusaha asli asal indonesia, namanya sudah dikenal luas di seluruh pelosok indonesia sebagai seorang pengusaha sukses.

Chairul Tanjung lahir di kota Jakarta dari pasangan Halimah dan Abdul Ghafar Tanjung. Ayah Chairul Tanjung dahulunya adalah seorang wartawan pada orde lama. Sedangkan ibu Chairul Tanjung merupakan seorang ibu rumah tangga.

Ayahnya berasal dari Sibolga, Sumatera Utara, sedangkan ibunnya berasal dari Cibadak, Jawa Barat. Chairul Tanjung berada di dalam keluarga bersama dengan enam saudara lainya. Ketika Orde Baru, usaha ayahnya terpaksa tutup dikarenakan berseberangan secara politik dengan penguasa pada saat itu.

Karier dan kehidupan

Setelah menyelesaikan pendidikan sekolahnya di SMA Negeri 1 Jakarta pada tahun 1981, Chairul Tanjung masuk ke Fakultas Kedokteran Gigi di UI [ Universitas Indonesia]. Ketika kuliah di UI inilah ia mulai memasuki dunia bisnis dan juga pernah mendapat penghargaan sebagai Mahasiswa Teladan Tingkat Nasional pada tahun 1984-1985.

Demi untuk memenuhi kebutuhan kuliahnya, ia pernah berjualan buku kuliah stensilan, foto kopi dan kaos di kampus. Chairul Tanjung juga pernah mendirikan toko peralatan kedokteran dan laboratorium di daerah Senen, Jakarta Pusat, akan tetapi usahanya bangkrut.

Selepas kuliah, Chairul Tanjung mendirikan PT Pariarti Shindutama bersama dengan tiga rekannya pada tahun 1987. Bermodal awal Rp 150.000.000 dari Bank Exim, mereka mencoba memproduksi sepatu anak-anak untuk kebutuhan ekspor.

Keberuntungan kali ini berpihak padanya, karena perusahaan tersebut langsung mendapatkan pesanan hingga 160 ribu pasang sepatu dari Negara Italia. Akan tetapi dikarenakan perbedaan visi tentang ekspansi usaha, Chairul Tanjung memilih untuk pisah dan mendirikan usaha sendiri.

Baca Juga : Cara Mencari Modal Awal

Kepiawaiannya dalam membangun jaringan dan sebagai pengusaha, membuat bisnisnya bertumbuh dan berkembang. Mengarahkan usahanya ke arah konglomerasi, Chairul Tanjung mereposisikan dirinya ke tiga bisnis inti yaitu keuangan, properti, dan multimedia. Di bidang keuangan, ia mengambil alih Bank Karman yang kini berubah nama menjadi Bank Mega.

Chairul Tanjung menamakan perusahaan tersebut dengan nama Para Group. Perusahaan konglomerasi tersebut mempunyai Para Inti Holdindo sebagai Father Holding Company, yang membawahi beberapa sub-holding, yaitu Para Global Investindo  atau bisnis keuangan dan Para Inti Investindo atau media dan investasi, serta Para Inti Propertindo atau properti.

Di bawah Para Group, Chairul Tanjung memiliki sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang finansial, antara lain Asuransi Jiwa Mega Life, Asuransi Umum Mega, Para Multi Finance,  Mega Capital Indonesia, Bank Mega dan Bank Mega Syariah, serta Mega Finance.

Sementara yang bergerak di bidang properti dan investasi, perusahaan ini membawahi Para Bandung Propertindo, Batam Indah Investindo, Para Bali Propertindo dan Mega Indah Propertindo. Yang bergerak di bidang penyiaran dan multimedia, Para Group memiliki sejumlah chanel seperti Trans TV, Trans7, Trans Fashion, Mahagagaya Perdana dan Trans Lifestyle serta Trans Studio.

Khusus di bidang properti, Para Group memiliki Mall yang bernama Bandung Supermall. Mal ini memiliki luas 3 hektar yang menghabiskan dana Rp. 99.000.000.000. Para Group membuat Bandung Supermall sebagai Central Business District pada tahun 1999.

Sementara di bidang investasi, pada awal tahun 2010, Para Group melalui anak perusahaannya, Trans Corp membeli separuh besar saham Carefour Indonesia, yakni sejumlah 40%. MoU pembelian saham Carrefour ini ditandatangani pada tanggal 12 Maret tahun 2010 di Perancis.

Pada 2010, majalah ternama Forbes menempatkan Chairul Tanjung sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Ia berada pada urutan ke 937 dengan memiliki total kekayaan mencapai USD 1 milyar. Satu tahun kemudian, menurut majalah Forbes, kekayaan Chairul Tanjung telah meningkat lebih dari dua kali lipat, yaitu dengan total kekayaan USD 2,1 milyar. Pada tahun 2014, Chairul Tanjung memiliki kekayaan sebesar USD 4 milyar dan termasuk orang terkaya pada nomor 375 di dunia.

Pada tanggal 1 Desember tahun 2011, Chairul Tanjung telah meresmikan perubahan nama dari Para Grup menjadi CT Corp. Dimana CT Corp ini terdiri dari tiga perusahaan sub holding yaitu Mega Corp dan Trans Corp serta CT Global Resources yang telah meliputi layanan media, finansial, ritel, hiburan, gaya hidup, dan sumber daya alam.

Pemikiran

Chairul Tanjung menyatakan bahwa di dalam membangun bisnis, mengembangkan jaringan adalah hal yang penting. Selain itu juga memiliki rekanan yang baik sangat diperlukan. Membangun relasi pun bukan hanya terfokus kepada perusahaan yang sudah memiliki nama besar saja, tetapi juga pada yang belum terkenal sekalipun.

Bagi Chairul Tanjung, pertemanan yang baik membantu proses berkembangnya sebuah bisnis yang sedang dikerjakan. Pada saat bisnis dalam kondisi tidak bagus (baca: sepi pelanggan) maka jejaring dapat diandalkan. Bagi Chairul Tanjung, bahkan berteman dengan petugas pengantar surat pun adalah hal penting.

Dalam hal investasi, Chairul Tanjung memiliki idealisme bahwa perusahaan lokal pun dapat menjadi perusahaan yang dapat bersinergi dengan perusahaan-perusahaan multinasional. Chairul Tanjung tidak menutup diri untuk bekerja sama dengan perusahaan multinasional yang berasal dari luar negeri.

Baginya ini bukan upaya menjual negara. Tetapi ini merupakan upaya perusahaan nasional agar dapat berdiri sendiri dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Menurut Chairul Tanjung modal memang penting ketika membangun dan mengembangkan sebuah bisnis. Akan tetapi kemauan dan kerja keras lah yang menjadi hal paling pokok yang harus dimiliki oleh seseorang yang ingin sukses.

Bagi Chairul Tanjung mendapatkan mitra kerja yang handal adalah segalanya. Dimana dalam membangun sebuah kepercayaan sama halnya dengan membangun integritas. Di sinilah pentingnya berjejaring dalam menjalankan sebuah bisnis.

Dalam berbisnis, Chairul Tanjung menyatakan bahwa generasi muda sudah seharusnya bersabar, dan mau menapaki tangga usaha secara perlahan satu persatu. Menurutnya membangun bisnis tidak seperti membalikkan telapak tangan.

Dibutuhkan kesabaran, dan pantang untuk menyerah. Jangan sampai banyak yang mengambil jalan instant, karena dalam dunia bisnis kesabaran adalah hal salah satu kunci utama dalam mencuri hati pasar. Membangun integritas adalah penting baginya. Apabila seseorang ingin segera mendapatkan hasilnya adalah hal yang manusiawi. Namun tidak semua hasil bisa diterima secara langsung.

Latar Belakang Pendidikan Chairul Tanjung.

  1. SD Van Lith, Jakarta Pada Tahun 1975
  2. SMP Van Lith, Jakarta Pada Tahun 1978
  3. SMA Negeri I Boedi Oetomo, Jakarta Pada Tahun 1981
  4. Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Indonesia Pada Tahun 1987
  5. Executive IPPM (MBA Pada Tahun 1993)

Penghargaan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Award 2015

Akhir Kata

Demikianlah Artikel tentang Cara Mencari Modal Awal. Semoga dapat membantu anda dalam mencari modal. Saran kami “Jangan pernah sekali-kali meminjam bank / berhutang dimana uang tersebut dijadikan modal untuk berbisnis”. Kebanyakan bisnis bangkrut atau rapuh dikarenakan pondasinya dibangun dengan Hutang.

Terimakasih sudah membaca artikel kami tentang Cara Mencari Modal Awal. Pastikan anda mendapatkan satu ilmu sebelum menutup halaman ini. Jika anda kembali ke web penulisngapak.com, kami pastikan anda akan mendapatkan ilmu yang lebih banyak dan lebih bermanfaat untuk anda dan orang-orang disekitar anda.

“Penulisngapak.com menulis untuk umat”