cara-memasarkan.produk-baru

Karir Bisnis Online Part 1

Karir Bisnis Online Part 1

 

karir bisnis Online
karir bisnis Online

Mengikuti Pelatihan Kerja.

Sekitar 3 tahun yang lalu saya mengikuti sebuah pelatihan kerja selama 3 bulan, ada banyak jurusan yang disediakan di lembaga tersebut namun saya memilih jurusan “dokter mobil” atau istilahnya montir mobil. Selama mengikuti pelatihan, saya mendapatkan banyak sekali teman dan pengalaman.

Bincang-bincang singkat

Saat sudah waktunya jam solat biasanya kami di perkenankan untuk melakukan istirahat selama 45 menit. Waktu itu setelah selesai melakukan solat dhuhur secara berjamaah, saya berbincang-bincang singkat dengan 2 orang teman saya, kami melakukan tukar pikiran dan tukar pengalaman satu sama lain.

penulis ngapak
penulis ngapak

Pengalaman Seorang Teman.

Salah satu teman saya menceritakan pengalaman berbisnisnya dengan pacarnya. Ia menceritakan bahwa dulu ia pernah sukses menjalankan suatu bisnis dengan pacarnya itu.

Saat kutanya “Pernah Berbisnis Apa?”

Ia membalas “Berbisnis Mainan Anak”

Kemudian dia bercerita kembali bahwa dulu saat menjalankan bisnis mainan itu, hasil dari bisnisnya bisa untuk menyewa ruko sendiri, beli motor sendiri, ngasih uang belanja ke ibunya, Dll.

Pengalaman Pait Bisnis Teman Saya.

Namun ternyata di balik kisah sukses bisnisnya, ada kisah buruk dibaliknya. Ia melanjutkan kembali ceritanya sambil bersender ke tembok. Ketika dulu sedang sukses menjalankan bisnisnya, ia harus menerima kenyataan pahit bahwa hasil dari jerih payahnya selama ini ternyata dibawa kabur oleh pacarnya itu. Dalam benak hati saya berkata “Miris sekali, untung saya jomblo #Uhukk”

Ketika mendengar hal itu saya bertanya “Lalu tindakan kamu gimana?”

“Yaa udah Biarin aja” Ia menjawab dengan santainya. Kemudian ia melanjutkan ceritanya kembali, setelah kejadian di tipu pacarnya sendiri akhirnya bisnis teman saya tutup selama ini.

ResikoBerbisnis

Respon Saya Ketika Itu.

Ketika mendengar kisah sukses dan kisah gagal teman saya tersebut, tiba-tiba otak saya berpikir “Bagaimana kalo bisnis itu di mulai kembali“.

Tanpa pikir panjang kemudian saya bertanya kembali “Yukk bangung bisnis itu kembali”. 

Tiba-tiba suasananya hening seketika. Dan teman saya tersebut menjawab ” Nanti lah di pikir-pikir dulu, modal juga ga ada 

Ketika hendak mengajukan pertanyan lagi tiba-tiba teman saya yang satunya mengajak kami untuk makan siang, karna kami belum makan siang maka kami menghentingkan pembicaraan dan akan di lanjutkan esok hari.

Penulis Ngapak
Penulis Ngapak

Rencana Membuka kembali Bisnis Yang pernah Mati.

Dihari esok dan di jam yang sama kami melanjutkan pembicaraan yang sempat tertunda. saya langsung menyanyakan hal yang sama kepada teman saya “Gimana rencana membuka kembali bisnismu dulu”.

Berbeda di hari kemaren kali ini teman saya menjawab pertanyaan saya dengan jawaban berbeda, Dia menjawab “Yukk ahh, tapi modal dari mana?”

“Modalnya patungan aja gimana?” balasku.

Dan akhirnya saya bersama 2 teman saya membuka usaha kembali bisnis mainan yang dulu pernah mati, dengan modal pas-pasan.

penulis ngapak

 

Perjalanan Awal Bisnis Kami.

Dengan modal nekat dan kerja keras, kami memberanikan diri untuk membuka kembali bisnis yang sempat mati, teman saya mulai mencari kembali file-file yang masih tersisa dan barang-barang yang masih layak di jual untuk kami jadikan modal.

Proses Mengumpulkan Modal.

Setelah mencari barang-barang yang masih tersisa, akhirnya kami menemukan sebuah pistol untuk kami jual dan dijadikan modal. Lumayan waktu itu harganya Rp. 60.000 ribu. Untuk selanjutnya kami menjual produk hanya modal gambar saja.

penulis ngapak

 

Suntik Modal Dari Kantong Pribadi

Karna modal kami yang terbatas akhirnya kami menambah modal usaha dengan patungan dari kantong pribadi. Saya pribadi menyumbang modal yang jumlahnya agak sedikit, dan teman-teman saya menyumbang modal yang jumlahnya agak banyak. Kami tidak memaksa harus menyumbang modal banyak.

penulisngapak

Baca juga : kisah Karir Bisnis Online Part 2

 

Satu pemikiran pada “Karir Bisnis Online Part 1

Komentar ditutup.