Contoh Puisi Cinta Islami Singkat dan Pendek Yang Dapat Kamu Kirimkan Ke Pasanganmu Agar Hubungan Lebih Romantis. Awas Pasanganmu dapat klepek-klepek

3 Contoh Puisi Cinta Yang Dapat Kamu Kirimkan Ke Pasanganmu Agar Hubungan Lebih Romantis

Contoh Puisi Cinta – Cinta adalah fitrah manusia, tanpa cinta manusia takkan bisa menyayangi dan mengasihi orang lain. Berikut ini kami tulisan sebuah puisi cinta romantis yang dapat kamu kirimkan ke pasanganmu agar hubungan kalian terlihat mesra. ūüôā

Syahdu Sekali Puisi Cinta ini.

Contoh Puisi Cinta Pendek

Judul: “Do’a yang terlupa”
Karya : Ulul Azmi

contoh-puisi-cinta

Bu, mengapa sampai terlupa?
Padahal dulu itu biasa
Mengapa tak berbekas?
Padahal dulu selalu menghias

Bu, aku bukan siapa2 di dunia ini
Tak ada yang mengenalku layaknya kau
Lalu kenapa aku tak peduli?
Padahal dulu aku minta di ajari

Demi bakti kataku
Tapi mengapa sekarang tidak?
Apakah tak ada waktu?
Habis menejar dunia?

Rabbigfirli wali walidayya
Sebelum aku benar2 lupa
Warhamhuma
Izinkanlah aku meminta
Kama robbayani
Tentangmu jiwa yang suci
Soghiro..
Maafkan aku semoga kan ridho

Contoh Puisi Cinta Romantis

Judul: “Hakikat Cinta”
Karya : Ulul Azmi

contoh-puisi-cinta
Rasanya tak ada
Kenikmatan cinta luar biasa
Selain dalam alurNya
Tak melawan apalagi memaksa

Rasanya takkan pernah ada
Ketenangan paling tenang
Selain dalam mahligaiNya
Menghabiskan waktu, untuk mengenang

Rasanya takkan terjadi
Ketakutan ditinggalkan
Apabila telah pasti
DariNya penjaga hati

Pastinya semua indah
Apabila taat perintah
Meruju pada risalah
Cinta suci bada menikah

Pastinya semua istimewa
Apabila yang kita jaga
Mengalir pada taqdirNya
Seseorang yang akan berdampingan menuju syurga

Contoh Puisi Cinta  Singkat

Judul: “Take And Give”
Karya : Ulul Azmi

contoh-puisi-cinta

Jika tawa adalah isyarat bahagia
Juga senyum isyarat cinta
Maka, akan ku katakan padamu
Bahwa aku tak selamanya mampu

Jika pendengaran harus dihadirkan
Pandangan harus difokuskan
Mungkin tak selamanya aku bisa
Menghargaimu saat bercerita

Jika bahu harus ku siapkan
Agar kau nyaman bersandar
Jika tangan harus ku usapkan
Saat kau menangis tak sadar

Maka sekali lagi maafkan
Bisa saja aku jadi apa yang kau mau
Hadir saat kau membutuhkan
Tapi tanyakan apa yang telah kau lakukan?

Mungkin bukan sebuah ketulusan
Karna sejatinya akupun sama
Menginginkan kau ada
Saat aku dilanda duka

Contoh Puisi Cinta Pendek

Judul : Tata Hati
Karya : Putri Handayani

Contoh Puisi Cinta Pendek

Jika saja Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, maka mengapa aku harus membenci akan kisah yang telah berakhir. Pun semua sudah terjadi, cukuplah menjadi pelajaran yang berarti.

Dari apa yang telah terjadi, cukuplah aku mengerti.
Sejatinya diri akan kembali
Pada sang pemilik hari.

Mari perbaiki diri
Menjadi insan lebih baik lagi
Berusaha menata hati
Agar tak terjerumus untuk kesekian kali.

Contoh Puisi Cinta Pendek

Judul : Obrolan Tentang Cinta
Karya : Farah Riza, Putri Handayani dan Rini Nurmala Sari

Contoh Puisi Cinta Pendek

“Bunda …
Kini aku t’lah remaja
Bahkan dikata dewasa
Aku pun mulai mengenal rasa
Orang bilang itu cinta.”

“Bunda …
Benarkah cinta itu indah?
Atau hanya permulaan leluka,
Apakah cinta hanya penyulam dosa?
Sungguh … aku takut berkarib dengannya”

“Duhai … Permata hati bunda
Cinta ialah anugerah keindahan sang Pemilik Jiwa
Cinta tertebar merekah, merasuk relungrelung sukma
Namun dengarlah, Ananda
Cinta kadang hadir dalam selubung tabir
Merupa coba atas sebuah takdir.”

“Bunda …
Adakah cinta mempunyai mata?
Atau butakah ia?
Kerap kali pegiat cinta melanggar norma
Bahkan terkadang aib karib sejatinya.”

“Apakah berdosa bila jatuh cinta wahai, Bunda?
Lalu, harus kulakukan apa?
Agar tetap terjaga
Sedang iman hampir goyah
Bolehkah aku bangun cinta?”

“Anugerah yang sungguh adalah amanah
Tundukkan goda nafsu menyerta
Jadilah permata tiada terjamah
Simpan kilau itu sebagai persembahan terindah
Kelak merupa nyata di saat akad nikah.”

* * *

Edelweis …
Tegak kokoh di tandus garis guratgurat kehidupan
Diam anggun di tinggi puncak kehormatan

Edelweis …
Terasing dalam kemuliaan makna bunga keabadian
Merekah tebar keluhuran laku agung nan rupawan

Edelweis …
Kuntum bunga merupa sosok gadisku
Terlindung dari buaian bujuk rayu
Sucikan hati demi hadir pendaki tangguh

Contoh Puisi Cinta Pendek

Judul : Sajak Nona dan Sebuah Cangkir Kosong
Karya : Fauzi Roemli dan Putri Handayani

Contoh Puisi Cinta Pendek

Semalam, aku mencoba memanifestasikan rasa, pada dua baris kalimat yang kudapati dari binar mata seorang hawa:

 

Jika kau merasakan desir itu, mungkin saja itu ‘dia’

Jika kau mendengar degup itu, bisa jadi itu ‘dia’

 

 

 

Kemudian, seorang Nona yang terduduk anggun di sampingku melayangkan sederet tanya:

 

Bagaimana jika nyatanya desir itu bukan dia

Ketika fakta dan suara alam menjawabnya

Ketika rembulan bersinar dengan terangnya

Akankah kau melupakan-Nya

Masihkah kau meragukan-Nya

 

Ah, apakah engkau lupa?

Hidupmu bukanlah sebatas dia

Sembilu penggores luka

Meski memang,

secercah bahagia kadang tercipta

 

 

 

Aku tercenung sejenak, merenung untuk beberapa saat. Memutar-mutar memori tanda mencari-cari. Membuka lembar demi lembar petala hati. Dan pada lembar keduabelas, pencarianku terhenti. T’lah kutemukan jawab untukmu wahai Nona Jelita yang sedari tadi setia menanti.

 

Inilah jawabku:

 

Engkau benar, Nona 

Apalah aku?

Aku hanyalah seorang hamba,

yang masih terbata-bata mengeja makna 

; Cinta 

Melupakan-Nya? 

Meragukan-Nya?

Tak ada daya

Aku laksana sebutir buih di tengah hamparan luas samudra

Terseok-seok mengekor ke mana Sang Ombak hendak menepikannya

Terombang-ambing dihempas amukan badai La Nina

Terhuyung-huyung menyadari betapa lemahnya ia

 

Itulah sebabnya, Nona 

Kusertakan kata “mungkin” dan “bisa jadi” pada setiap prasangka

Itu semata sebagai bukti ketidakberdayaanku di hadap-Nya

“Sebatas berharap dan menyiapkan sebuah cangkir kosong untuk menerima …”

Itu saja

 

Engkau pun tahu, Nona

Samudra hidup yang fana, segenap isi semesta raya

Bersujud, menunduk takzim di bawah kuasa-Nya

; yang tak terhingga

 

Allahu Rabbuna …

Kuasa-Nya adalah segala

Segala adalah kuasa-Nya

 

“Aku laksana sebutir buih di tengah hamparan luas samudra, yang terseok-seok mengekor ke mana Sang Ombak hendak menepikannya.”

 

 

 

Mendengar jawaban itu, Nona di sampingku mengulum senyum, sepucuk bulan sabit terbit dari bibirnya yang ranum. Sepertinya ia sepakat dengan sepotong sajak yang baru saja kusampaikan.

 

“Terima kasih atas jawabanmu yang begitu mendamaikan,” ucapnya sambil menyentuhku dengan lembut.

 

“Hari sudah larut, orkestra malam sebentar lagi akan menutup tirainya,” pungkasnya sembari melangkahkan kaki pergi, meninggalkanku sendiri di atas sebuah meja, di suatu beranda, tempat biasa ia menghanyutkan segala rasa.

Contoh Puisi Cinta Pendek

Judul : Sajak Angin Dan Seorang Pengembara
Karya : Fauzi Roemli dan Putri Handayani

Contoh Puisi Cinta Pendek

Desau angin mendesah, sepucuk tanya luruh dari ranting perasaan yang resah:

 

Duhai Pengembara Hati

Mengapa ia yang engkau cari

Sedang rerupa bidadari terus datang silih berganti

Satu demi satu dewi-dewi pun tiada henti menghampiri

 

Apa istimewanya ia wahai Sang Pengembara Hati

Demi ia yang entah, pelosok negeri antah berantah rela kau jelajahi

Bukankah bidadari-bidadari itu cantik lagi menawan hati

Bahkan dewi-dewi, sejuta pesona keindahan ia miliki

 

Mengapa dia? aku belum jua mengerti …

 

*

 

Pengembara itu menjawab:

 

Duhai, Angin …

Urusan perasaan itu tidaklah seperti memasang nomer di tukang lotre

Mengorbankan apa yang kau punyai demi mengharap hasil yang sebenarnya semu

Andaikata begitu, maka sejatinya kau telah tertipu

 

Duhai, Angin …

Mengenai hati itu tidaklah serupa seorang ABG yang membeli seperangkat alat kosmetik 

ABG itu tertarik hanya karena memandang SPG-nya yang cantik

Jika demikian adanya, maka siap-siap saja kau terjebak dalam jurang kekecewaan yang begitu pelik

 

Duhai, Angin …

Perihal cinta itu erat sekali kaitannya dengan kecocokan hati

Bukan sekedar memandang cakap rupa apalagi melimpahnya materi

Kalaulah itu yang menjadi pegangan, bagaimana bisa kau terus mencintai, sedangkan cakap rupa dan harta tidaklah abadi

 

Duhai, Angin …

Aku memetik pelajaran berharga tentang cinta dari perjalanan seorang tunanetra menuju sebuah tempat yang suci

Ia tak peduli dengan teriakan anak-anak nakal yang berbunyi “belok kanan dan belok kiri!”¬†

Dengan mata hatinya ia terus melangkah sabar dengan keyakinan yang kuat dan penuh arti

Hingga sampailah ia ke tempat yang mulia dan diberkahi

 

Duhai, Angin …

Sudahkah engkau mengerti?

Akhir Kata

Demikian artikel mengenai Contoh Puisi Cinta , semoga bisa bermanfaat. Jika anda membutuhkan artikel tentang contoh puisi atau cerpen silahkan cari di website ini.

Terimakasih sudah membaca artikel kami tentang Contoh Puisi Cinta . Pastikan anda mendapatkan satu ilmu sebelum menutup halaman ini. Jika anda kembali ke web penulisngapak.com, kami pastikan anda akan mendapatkan ilmu yang lebih banyak dan lebih bermanfaat untuk anda dan orang-orang disekitar anda.

‚ÄúPenulisngapak.com menulis untuk umat‚ÄĚ

Tinggalkan komentar