Cara Menghindari Dosa Besar Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Cara Menghindari Dosa Besar – Assalamualaikum Warakhmatullahi Wabarakatu Sahabat setia penulisngapak.com. Sesama umat Nabi Muhammad Sallahi Alaihi Wassalam alangkah baiknya jika kita saling meningatkan dalam hal kebaikan. Jika sekiranya dalam tulisan di web ini terdapat kesalahan mohon untuk segera mengingatkan kami, agar kami langsung mengganti tulisan-tulisan yang kurang bermanfaat.

tips-dan-cara-menghindari-dosa-besar-dan-kecil

Diartikel kali ini kami ingin menulis sebuah artikel mengenai bagaimana cara menghindari dosa besar, saya menulis artikel ini karena dosa-dosa besar memiliki dampak yang buruk dalam kehidupan dunia ataupun kehidupan akhirat. Maka dari itu sudah seharusnya kita sebagai manusia wajib menghindari perilaku yang dapat menyebabkan dosa-dosa besar.

Sebagai manusia pasti kita pernah berbuat dosa, entah itu dosa kecil ataupun dosa besar dan kita melakukanya setiap hari entah siang ataupun malam. Terkadang ketika kita melakukan dosa tersebut kita malah tidak sadar.

Kita sebagai manusia ketika berbuat dosa adalah hal yang wajar, karna kita bukanlah seorang malaikat. Tetapi bukan berarti kita terus-terusan berbuat dosa yahh sob.

Ketika kita hendak berbuat dosa ingatlah bahwa kita hidup didunia ini hanya sebentar, dimana 1 hari di akhirat sama saja 1.000 hari kita di dunia. Sebagai mana Allah Berfirman dalam surat Al Hajj ayat 47 yang artinya “Dan sesungguhnya satu hari (menurut perhitungan) Tuhanmu adalah seperti 1000 tahun menurut perkiraanmu.” (Al-Hajj ayat 47)

Jika kita sudah tau bahwa kita hidup didunia ini hanya sebentar maka tak sepantasnya kita berbuat dosa di dunia ini. Jika kita berbuat dosa selama 1 menit saja, sebenarnya kita termasuk golongan orang-orang yang merugi. Selain itu jika kita melakukan maksiat itu tandanya kita siap untuk di siksa oleh Allah Ta’ala.

Berbicara soal dosa, apakah anda tau apa itu pengertian dari dosa? Karna banyak diantara kita ada yang tidak tau pengertian dosa. Dosa adalah sesuatu yang apabila dilakukan dan engkau tidak suka apabila hal tersebut diketahui orang lain.” ( HR Muslim dari An nawwas bin sim’an Al anshari :4632)

Dosa itu sendiri terbagi menjadi 2 yaitu dosa kecil dan dosa besar. Apa itu dosa kecil apa itu dosa besar? Insya Alloh kami akan membahasnya di bawah ini.

  • Dosa Kecil

Dosa kecil adalah dosa yang dilakukan oleh seseorang entah itu disengaja atau tidak, dikarenakan melanggar perintah Allah Ta’ala dimana dosa tersebut tidak termasuk kedalam golongan dosa besar. Dosa kecil ini dapat diampuni oleh Allah Ta’ala jika si pelaku memohon ampunan kepada Allah Ta’ala dan disertai dengan amal baik. Allah Ta’ala berfirman dalam Surat Hud Ayat 114.

cara menghindari dosa besar cara-menghindari-dosa-besar1

Walaupun demikian dosa kecil tetaplah dosa dan jangan pernah menganggap remeh dosa-dosa kecil, karna dosa kecil yang dilakukan setiap hari dan terus-menerus dapat menjadi dosa besar. Dosa kecil ini sering kita lakukan setiap harinya dan terkadang kita tidak menyadarinya. Adapun contoh-contoh dosa kecil yaitu antara lain meliputi :

  • melihat gambar atau patung yang berbau dan mengundang syahwat

  • memegang anggota tubuh (misal tangan) yang bukan mahrom dengan perasaan yang berlebihan

  • Zina Mata, Zina Tangan, Zina hati

  • menerima sesuatu menggunakan tangan kiri, kecuali mereka yang mempunyai kekurangan anggota tubuh

Dosa-dosa kecil juga bisa menjadi dosa besar dengan beberapa faktor. Apa saja faktor-faktor yang menyebabkan dosa-dosa kecil bisa berubah menjadi besar? penulisngapak.com mencoba menguraikannya secara sederhana.

Penyebab Dosa Kecil Menjadi Dosa Besar

  • Menganggap Remeh Dosa Kecil Tersebut

Ketika melakukan dosa-dosa kecil, banyak sekali diantara kita berkata “Itu kan cuman dosa kecil”. Sebagai pengingat Janganlah sekali-kali kalian meremehkan dosa kecil, karna dosa besar berawal dari dosa kecil. Rasulullah Bersabda :

“Takutlah kalian dari tindakan meremehkan dosa (HR. Ahmad, dishahihkan Al Albani)

“Berhati-hatilah kalian terhadap dosa kecil, sebab jika ia berkumpul dalam diri seseorang akan dapat membinasakannya.” (HR ahmad dan Thabrani dalam Al Awsath).

  • Dilakukan Secara Kontinyu

Sesuatu yang dikerjakan sekali biasanya akan berulang menjadi dua kali, ketika dikerjakan dua kali maka akan ada yang ketiga kalinya dan seterusnya. Itupun berlaku ketika kita melakukan dosa kecil pertama kali, awalnya memang baru pertama kali melakukan namun karna kita sering meremehkan akhirnya ada yang kedua kalinya dan seterusnya sampai pada akhirnya dosa kecil tersebut berubah menjadi dosa besar.

Ibnu Abbas pernah berkata “Tak ada dosa kecil apabila dilakukan secara terus menerus dan tak ada dosa besar jika diiringi istighfar.”

  • Merasa Senang Disertai Bangga Ketika Melakukan Dosa Tersebut

Senang dan bangga ketika melakukan sebuah dosa adalah hal yang konyol, namun herannya ada orang-orang yang seperti itu. Rata-rata mereka menunjukan ekspresi bangganya ketika melakukan dosa tersebut seperti misalnya mengkoleksi gambar-gambar yang terlarang.

  • Membuka Aib Sendiri Dimana Aib Tersebut Sudah Allah Ta’ala Tutupi

Sungguh Allah Ta’ala Maha Penyayang dan Maha Pengertian kepada seluruh makhluk ciptaannya. Tatkala hambanya berbuat dosa maka Allah Ta’ala tutupi aib hambanya tersebut agar hambanya tersebut tidak menjadi hamba yang hina dimata manusia.

Namun jika Allah Ta’ala sudah menutupi aib hambanya kemudian hamba tersebut malah mengumbar aibnya sendiri, sungguh itu musibah yang sangat besar yang akan dirasakan seorang hamba tersebut.Rasulullah Salallahi Alaihi Wassalam pernah bersabda :

cara-menghindari-dosa-besar1

Kesimpulannya adalah tidak ada yang namanya dosa kecil jika terus dilakukan berulang kali dan jangan pernah meremehkan dosa-dosa kecil karna dosa kecil pun bisa menjadi dosa besar. Untuk selanjutnya kami akan membahas apa saja contoh dosa-dosa besar, dampaknya dan bagaimana cara menghindarinya.

Baca juga : Keutamaan Surat Al Mulk

Di pembahasan sebelumnya kami sudah membahas mengenai contoh-contoh dosa kecil, di pembahasan kali ini kami akan menyampaikan ilmu apa saja contoh-contoh dosa besar. Namun tidak semua dosa besar akan ditulis dalam artikel ini, cukup beberapa saja yang akan ditulis hanya untuk dijadikan contoh.

Contoh-Contoh Dosa Besar.

  • Syirik

cara-menghindari-dosa-besar

Apa itu syirik dan apa bedanya dengan musyrik? Banyak orang yang masih belum paham perbedaan antara syirik dan musyrik. Syirik adalah Perbuatan menduakan atau menyekutukan Allah Ta’ala, sedangkan musyrik adalah orang yang melakukan perbuatan syirik. Syirik terbagi menjadi 2 yaitu ada syirik besar dan syirik kecil.

Syirik besar merupakan perbuatan menyamakan Allah Ta’ala dengan Makhluk sedangkan Syirik kecil merupakan perbuatan syirik namun tidak sampai mengeluarkan pelakunya dari islam dikarenakan tidak menyamakan Allah Ta’ala dengan selain Allah Ta’ala. Adapun Contoh-contoh dari perbuatan syirik besar dan syirik kecil.

Contoh Perbuatan Syirik Besar :

  1. Apabila seseorang meminta sesuatu kepada kuburan, batu ataupun benda-benda lainnya.
  2. Menyembelih hewan tetapi untuk selain Allah Ta’ala, misal untuk Ratu Pantai Selatan.

Contoh Perbuatan Syirik Kecil :

  1. Bersumpah dengan nama selain Allah Ta’ala. Misal : Demi Matahari , Demi Al-Qur’an. Sebagaimana Allah Berfirman“Barangsiapa bersumpah dengan selain Nama Allah, maka ia telah berbuat kufur atau syirik.”( HR. At-Tirmidzi, Silsilatul Ahaadiits ash-Shahiihah no. 2042)
  2. Memakai sesuatu yang dianggap sebagai jimat atau penolak bala
  • Riba

cara-menghindari-dosa-besar

Zaman sekarang banyak sekali orang yang terkena riba, bahkan ada yang belum sadar jika itu adalah riba. Definisi riba menurut bahasa adalah penambahan. Riba terbagi menjadi 2 yaitu riba dalam hal utang piutang dan riba dalam hal jual beli.

Contoh Riba dalam Hal utang piutang :

Suatu hari anak dari si fulan sedang mengalami sakit kemudian si fulan membawanya ke rumah sakit. Disaat Si Fulan mendapatkan tagihan dari pihak rumah sakit, si fulan kebetulan tidak mempunyai uang satu persen pun. Pada saat itu memang kondisi keuangan si fulan sedang morat-marit.

Mobil sudah dijual, motor sudah dijual dan perhiasaan pun sudah dijual, kini si Fulan tidak memiliki lagi barang untuk bisa dijual. Si fulan mencoba mencari jalan keluar namun tak menemukan jalan keluar. Akhirnya si Fulan dengan berat hati harus meminjam Uang kepada si Fulana.

Pada akhirnya si Fulan datang kerumah si Fulana dengan keperluan meminjam uang. Pada saat bernegosiasi dengan si Fulana mengenai hal utang. Si Fulana mau meminjam uang kepada Si Fulan. Namun si Fulana meminta kepada Si Fulan bahwa setiap bulannya si Fulan harus membayar tambahan bunga sebesar Rp. 100.000.

Nah tambahan bunga Rp. 100.000 inilah yang dinamakan sebagai Riba.

Contoh Riba dalam hal Jual Beli.

Suatu ketika Si A hendak ingin membeli sebuah mobil, namun si A tidak memiliki uang yang cukup untuk membeli mobil tersebut. Harga mobil tersebut senilai Rp. 500.000.000 sedangkan si A hanya memiliki Uang Rp. 200.000.000 dikarenakan teman-temannya sudah memiliki mobil serupa akhirnya Si A tetap membeli mobil tersebut tetapi dengan cara mencicilnya. Si A membeli mobil tersebut karna Gengsi dengan teman-temannya.

Jika si A membeli mobil tersebut dengan cash maka si A hanya membayar Rp. 500.000.000 saja. Akan tetapi si A membeli mobil tersebut dengan cara kredit, dimana ketika membeli mobil tersebut dengan cara kredit, si A harus membayar mobil tersebut dengan harga Rp. 800.000.000

Selisih antara 500 juta dan 800 juta inilah yang dinamakan Riba. Jadi uang 300 juta yang nanti dibayarkan si A kepada Dealer mobil adalah hasil uang Riba.  Apakah anda sudah paham tentang Riba dan contoh-contohnya? Apabila belum anda bisa mencarinya di google.

Apabila seseorang melakukan maksiat contohnya meminum minuman keras, maka hanya orang tersebut yang akan mendapatkan dosa. Namun apabila seseorang melakukan transaksi riba maka orang pemakan riba, orang yang memberi makan dengan riba kemudian juru tulis transaksi riba dan dua orang saksinya, semua akan mendapatkan dosa yang sama. Sebagaimana Dalil yang menerangkan tentang transaksi mengenai riba tersebut adalah

“Rasulullah melaknat pemakan riba, orang yang memberi makan dengan riba, juru tulis transaksi riba, dua orang saksinya, semuanya sama saja.”( HR.Bukhari )

Segala hal yang berhubungan dengan riba harus kita hindari karena riba termasuk salah satu perbuatan yang dapat menyebabkan seseorang mendapatkan dosa besar. Dikarenakan riba sangat berbahaya, anda harus mengetahui dosa-dosa yang disebabkan oleh Riba.

Dosa Riba yang paling ringan seperti berzina dengan ibu kandung sendiri. Jika anda melakukan zina saja dosanya sudah besar, apalagi jika anda melakukan zina dengan ibu kandung sendiri, Naudzubillah Min Dzalik. Dosa yang akan anda dapatkan akan berlipat ganda.

Dalil yang mengeuatkan dosa paling ringan seperti zina dengan ibu kandung sendiri datang dari Abdullah bin Masud RA dari Nabi Muhammad Sallallahi Alaihi Wassalam bersabda,”Riba itu terdiri dari 73 pintu. Pintu yang paling ringan seperti seorang laki-laki menikahi ibunya sendiri. (HR. Ibnu Majah dan Al-Hakim).

Selain itu, dosa riba selanjunya adalah setara dengan 36 pezina. Sebagaimana Rasulullah Sallahi Alaihi Wassalam bersabda, “Satu dirham riba yang dimakan oleh seseorang, sementara ia tahu, adalah lebih berat (dosanya) daripada berzina dengan 36 pelacur (HR Ahmad, al-Baihaqi dan ath-Thabrani)

Sebegitu mengerikannya riba dan dosa riba itu sendiri maka kita sebisa mungkin menghindari riba entah itu dalam hal utang piutang atau dalam hal jual beli. Sering kali seseorang terkena riba karena membeli sesuatu dengan cara kredit. Sebenernya mereka tidak sanggup membeli sesuatu tetapi karena gengsi dan gaya hidup yang mewah, mereka memaksakan diri untuk membeli sesuatu dengan cara kredit.

Jangan sampai hidup anda dipenuhi dengan riba, misalnya : Belanja menggunakan kartu kredit, rumah pake sistem KPR, Modal usaha pinjam bank, mobil hasil dari leasing, Motor masih kredit. Jika demikian terjadi maka segeralah bertobat sebelum riba itu membinasakan Anda. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman :

Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa. (QS. Al-Baqarah: 276).

  • Meninggalkan Solat

cara-menghindari-dosa-besar

Dosa besar selanjutnya adalah meninggalkan solat. Banyak sekali kita melihat seseorang dengan entengnya mengabaikan solat wajib. Ketika suara adzan sudah terdengar mereka masih sibuk dengan pekerjaannya, masih asik dengan kegiatannya.

Mereka yang masih meninggalkan solat mungkin belum mengerti bahayanya seorang muslim jika meninggalkan solat wajib. Jika seorang muslim tersebut sudah mengerti bahayanya jika meninggalkan solat, mungkin dia tidak akan meninggalkan solat wajib.

  • Dosa meninggalkan solat subuh

Apabila seseorang meninggalkan solat subuh sebanyak satu kali maka ia akan dimasukkan ke dalam neraka selama 30 tahun yang sama dengan 60.000 tahun di dunia.

Dosa meninggalkan solat dzuhur

Apabila seseorang meninggalkan solat dzuhur sebanyak satu kali maka ia sama saja membunuh 1.000 orang muslim.

  • Dosa meninggalkan solat Ashar

Apabila seseorang meninggalkan solat Ashar maka dosanya sama saja dengan menutup / meruntuhkan Ka’bah.

  • Dosa Meninggalkan solat magrib

Apabila seseorang meninggalkan solat magrib maka dosanya sama saja dengan berzina dengan orang tua.

  • Dosa meninggalkan Solat Isya

Apabila seseorang meninggalkan solat isya maka ia tidak akan di ridhoi oleh Allah SWT tinggal di bumi atau di bawah langit serta makan dan minum dari nikmat-Nya. (Hadist riwayat Muslim)

Bayangkan betapa mengerikannya dosa yang dihasilkan ketika meninggalkan solat sebanyak 1 kali saja. Apabila solat yang anda tinggalkan sudah berbulan-bulan bahkan tahunan. Seberapa besar dosa yang sudah anda kumpulkan.

Hukum lain apabila meninggalkan solat juga di jelaskan dalam hadist berikut :

Pemisah antara seorang hamba dengan kekufuran dan keimanan adalah shalat. Apabila dia meninggalkannya, maka dia melakukan kesyirikan.” (HR. Ath Thobariy dengan sanad shohih. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shohih. Lihat Shohih At Targib wa At Tarhib no. 566).

Maka dari itu jangan pernah sekali-kali meninggalkan solat wajib. Solat itu merupakan amalan yang sangat penting, di akhirat nanti amalan yang akan ditanya terlebih dahulu bukannya zakat, sedekah, infaq ataupun puasa melainkan yang petama kali ditanya adalah solat.
Rasullullah Sallallahi Alaihi Wassalam pernah bersabda : “Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala mengatakan,’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.”

Bilamana shalat seseorang itu baik maka baik pula amalnya, dan bilamana shalat seseorang itu buruk maka buruk pula amalnya.” (HR. Ath-Thabarani)Sesungguhnya pertama kali yang dihisab (ditanya dan diminta pertanggungjawaban) dari segenap amalan seorang hamba di hari kiamat kelak adalah shalatnya. Bila shalatnya baik maka beruntunglah ia dan bilamana shalatnya rusak, sungguh kerugian menimpanya.” (HR. Tirmidzi)

 Ketiga contoh dosa-dosa besar yang sudah saya sebutkan diatas harus kita hindari karena ketiga dosa tersebut mempunyai dampak yang sangat besar terhadap kehidupan kita di dunia ataupun di akhirat. Adapun tips cara menghindari dosa besar akan saya sampaikan dibawah ini.

Cara Menghindari Dosa Besar

1. Selalu mendekatkan diri dan mengingat Allah Ta’ala

Mendekatkan diri dan selalu mengingat Allah Ta’ala adalah hal yang dapat menghindarkan seseorang dari perbuatan yang menyebabkan dosa besar. Mendekatkan diri pada Allah Ta’ala dapat dilakukan dengan cara mendirikan solat wajib dan sunnah dan selalu membaca istigfar setiap hari.

2. Selalu ingat akan dampak buruk jika melakukan maksiat

Dengan terus mengingat-ingat dampak buruk yang dihasilkan jika melakukan dosa besar insya Alloh atas ijin Allah Ta’ala seseorang dapat langsung berhenti ketika hendak melakukan perbuatan maksiat tersebut. Misalnya jika meninggalkan solat maka ia akhirat kelak nasibnya akan tidak beruntung.

3. Selalu ingat bahwa Allah Ta’ala Maha Melihat

Jika hendak ingin melakukan maksiat cobalah berpikir 1 menit saja bahwa sesungguhnya Allah Ta’ala sedang melihatmu. Dengan sekejap maka anda bisa merasa malu ketika mengingat bahwa Allah Ta’ala sedang melihatmu, dan anda tidak jadi melakukan maksiat.

4. Sering Ikut Kajian.

Dengan seringnya menghadiri kajian ilmu agama, insya Alloh hati akan merasa tenang, selain itu sering kali ketika kita mengikuti kajian, nantinya kita akan sadar bahwa kita sesungguhnya mendapatkan nikmat yang sangat banyak. Jika kita melakukan maksiat sesungguhnya apakah kita tidak malu terhadap nikmat yang sudah Alloh berikan.

Ketika menghadiri kajian ilmu agama anda juga bisa bertanya dan berkonsultasi tentang masalah yang sedang anda hadapi saat ini.

5. Khusyu Ketika Menjalankan Solat.

Seringkali maksiat dilakukan karna kurang khusyu dalam menjalankan solat. Jika dalam melaksanakan solat anda khusyu dan mengerti arti bacaan yang sedang anda baca. Insya Alloh anda tidak akan melakukan maksiat, karna Allah Berfiman :

“Sesungguhnya shalat itu mencegah diri dari perbuatan keji dan munkar” (Q.S. Al Ankabut (29) : 45).

Akhir Kata

Demikianlah Cara Menghindari Dosa Besar. Semoga dapat bermanfaat. Semoga dapat menambah wawasan anda tentang ilmu agama. Artikel Cara Menghindari Dosa Besar juga sebagai pengingat diri kami pribadi untuk tidak melakukannya.

Jika Anda ingin mengetahui Ilmu Lebih lengkap anda bisa tonton video ini.

Terimakasih sudah membaca artikel kami tentang Cara Menghindari Dosa Besar. Pastikan anda mendapatkan satu ilmu sebelum menutup halaman ini. Jika anda kembali ke web penulisngapak.com, kami pastikan anda akan mendapatkan ilmu yang lebih banyak dan lebih bermanfaat untuk anda dan orang-orang disekitar anda.

“Penulisngapak.com menulis untuk umat”

3 thoughts on “Cara Menghindari Dosa Besar Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Comments are closed.